Review Ziigaat Horizon
Tahun ini Ziigaat banyak sekali merilis IEM yang hype di komunitas audio portable. Dan di akhir tahun ini, sepertinya mereka masih ingin ngegas dengan IEM terakhir mereka di tahun ini, yaitu Ziigaat Horizon. Mau tau IEM ini se-ngegas apa? Yuk, kita masuk ke pembahasannya.
PEMBUKA :
Ziigaat sudah terkenal oleh banyak penghobi audio portable di dunia. Di tahun ini mereka sudah banyak sekali merilis IEM yang hype. Entah itu karena suaranya ataupun keunikan Ziigaat yang sering melakukan kolaborasi dengan banyak reviewer audio. Nah, untuk IEM terakhir mereka di tahun ini, Ziigaat merilis IEM mereka sendiri tanpa campur tangan dari reviewer. Nama IEM-nya adalah Ziigaat Horizon.
Ziigaat Horizon merupakan IEM tribrid pertama dari Ziigaat. IEM ini digadang-gadang sebagai IEM yang sangat bisa bersaing dengan IEM lain di atas kelas harganya. Konfigurasi dari Ziigaat Horizon terdiri dari 1 Dynamic Driver, 2 Balanced Armature, dan 2 micro Planar. Harga dari IEM ini di Indonesia adalah 5,4 jutaan.

Gambar Ziigaat Horizon
PACKAGING :
Packaging dari Ziigaat Horizon ini sama seperti Ziigaat Crescent ataupun Ziigaat Odyssey 2. Box dengan model seperti ini mungkin akan menjadi standar baru untuk semua IEM Ziigaat terutama di kelas harga 5 jutaan. Ukuran kotaknya masih terbilang sedang. Di depannya terdapat nama dan gambar dari IEM-nya. Terdapat warna gradasi dari biru ke hitam di background-nya. Isi kelengkapannya terdapat sepasang IEM, kabel modular, jack 3.5mm, jack 4.4mm, leather case, 3 pasang eartips liquid transparan putih, 3 pasang eartips liquid transparan hitam, dan juga sepasang eartips foam.
DESAIN :
Desain dari housing Ziigaat Horizon ini kurang lebih masih mirip dengan kebanyakan IEM Ziigaat sebelumnya. Hampir keseluruhan housing Ziigaat Horizon terbuat dari medical-grade resin yang dibuat secara 3D printed. Kualitas housing-nya juga termasuk tebal dan solid. Finishing dari housing-nya juga terasa rapi. Tidak ada bagian kasar atau tajam dari housing-nya. Jadinya housing dari IEM ini akan terasa nyaman digunakan di telinga kita.
Yang menjadi pembeda antara Ziigaat Horizon dengan IEM Ziigaat lainnya ada di bagian faceplate-nya. Faceplate dari Ziigaat Horizon memiliki motif yang berbentuk seperti pemandangan alam dengan logo Ziigaat di masing-masing faceplate-nya. Faceplate dari IEM ini dibuat secara manual loh. Jadinya memberi kesan butik yang premium. Di faceplate-nya terdapat warna biru yang menyerupai dataran, warna putih yang menyerupai gunung, warna hitam yang menyerupai warna langit malam, dan juga bintik-bintik glitter putih yang menyerupai kemerlap bintangnya. Hal itu membuat IEM ini terlihat sangat cantik untuk dipandang.

Gambar Desain Ziigaat Horizon
Kabel dari Ziigaat Horizon ini sama juga seperti kabel dari Ziigaat Crescent. Kabelnya sudah modular antara 3.5mm Single Ended dan 4.4mm Balance. Warna kabelnya hitam, bahannya termasuk tipis dan fleksibel. Kabel ini terbuat dari silver-plated oxygen-free copper (OFC), 4 strands. Bagian bawahnya braided, bagian atasnya twisted. Mimin lumayan suka dengan kabel seperti ini. Walaupun tidak tebal, tapi itu juga yang membuat kabelnya menjadi ringan, fleksibel dan lebih mudah untuk diatur. Pokoknya enak deh pakai IEM dengan kabel seperti ini berlama-lama. Bentuk earhook-nya juga pas banget mengelilingi telinga Mimin. Selain itu, kabel ini juga tidak terasa microphonic saat digerakan atau bergesekan dengan baju. Fungsional banget deh kabel dari Ziigaat Horizon ini.
FITTING :
Ukuran housing dari Ziigaat Horizon masih termasuk normal. Bentuknya juga aman untuk dipakai kebanyakan orang, karena tidak ada finch/sayap di bagian shell-nya. Bobot housing yang ringan, bentuk ergonomis, dengan venting di bagian atas housing-nya membuat fitting dari IEM ini menjadi nyaman untuk digunakan berlama-lama.
Ukuran dari nozzle-nya juga termasuk normal. Panjangnya dan diameternya pas banget untuk kebanyakan orang. Nozzle-nya terbuat dari metal. Bentuk nozzle seperti ini juga membuat kita menjadi mudah untuk mengganti atau me-rolling banyak eartips.
Eartips yang disediakan oleh Ziigaat Horizon juga terasa premium banget loh. Mimin suka menggunakan eartips liquid transparan yang berwarna putih. Bahannya kenyal, lembut, dengan permukaan yang agak lengket. Bentuknya juga pas banget dengan lubang telinga Mimin. Jadinya Mimin bisa menggunakan IEM ini berlama-lama tanpa masalah dari fittingnya.

Gambar Bentuk Housing Ziigaat Horizon
DRIVABILITY :
Ziigaat Horizon ini termasuk IEM yang mudah sekali untuk di-drive. Mimin biasa menggunakan IEM ini dengan kabel bawaan yang dipasangkan jack 4.4mm-nya ke DAC/AMP TimeEar BTE-9 dengan mode bluetooth-nya. Di low gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 5-7 dari 63 sudah terasa cukup.
SUARA :
Impresi suara saat pertama kali Mimin menggunakan Ziigaat Horizon ini adalah bening, terang, dan airy. IEM ini beneran meng-highlight bagian treble dan mid-nya dengan sedikit balancing dari bagian sub bass-nya. Teknisnya juga bikin kagum banget untuk IEM di harga segini.
Mimin sangat menyarankan kalian untuk menggunakan eartips yang benar-benar pas dan nge-seal di telinga kalian. Soalnya suara dari IEM ini termasuk tipis apabila IEM menggunakan eartips yang tidak begitu nge-seal di telinga kalian.

Gambar Grafik Suara Ziigaat Horizon
BASS :
Kuantitas bass dari Ziigaat Horizon ini terasa pas saja. Fokusnya lebih ke sub bass daripada mid bass. Jadinya sensasi dalam dan gemuruhnya akan lebih terasa daripada pukulan dari mid bass-nya. Untuk orang-orang yang suka dengan IEM yang agak warm, mungkin akan terasa kekurangan pukulan dari bass-nya. Tetapi itu juga yang membuat IEM ini memiliki bass yang rapi dan terkontrol. Mimin sama sekali ga ngerasain adanya bleeding dari bass ke mid-nya.
Secara kualitas, bass dari Ziigaat Horizon ini jelas terasa bagus sekali. Untuk IEM dengan kuantitas bass segini, ternyata masih memiliki tekstur yang mantap loh. Contohnya di lagunya Hikaru Utada yang judulnya “One Last Kiss”. Suara sub bass-nya terasa dalam dan bergemuruh banget. Begitu juga di lagu “Mera Mera” dari Mori Calliope. Suara dari sub bass-nya kerasa satisfying banget.
Selain itu, bass dari Ziigaat Horizon ini terasa tight dan cepat. Contohnya di lagunya Dysmn yang judulnya “Please, Take Away The Pain”, suara kick drum sama sekali ga kerasa numpuk dan bergulung-gulung. Beneran kerasa gesitnya. Beneran istimewa banget deh bass dari Ziigaat Horizon ini.
MID :
Mid dari Ziigaat Horizon terasa maju, bersih, lepas, dan bening banget. Suara dari vokal perempuan terasa sedikit lebih maju daripada vokal laki-laki. Emosi dari suara vokal penyanyinya juga benar-benar terasa lepas. Tidak ada yang menahannya emosi dari penyanyinya. Itu juga menunjukkan kalau IEM ini bebas banget dari suara vokal yang sengau. Walaupun suara vokal laki-laki terasa agak tipis, tapi untungnya masih terasa berbobot. Seperti di lagu “Regression” dari HOYO-MiX, suara dari penyanyinya masih terdengar natural di nada yang lumayan rendah. Oh ya, mid dari IEM ini juga aman sekali dari vokal yang shouty atau terlalu maju. Suara dari alat musik seperti gitar listrik, piano, keyboard, bass gitar, violin, dll. Juga masih terdengar cukup maju dan lumayan setara dengan vokalnya. Tidak sampai tertutup oleh suara vokalnya.
TREBLE :
Frekuensi suara treble merupakan hal yang menjadi keunggulan dari Ziigaat Horizon ini. Menurut Mimin IEM ini memiliki kuantitas treble yang cukup banyak, terutama di upper treble-nya. Jadinya IEM ini paling bisa dan jagonya dalam memberikan sensasi suara yang airy dan juga micro detail yang cukup jelas. Itu karena upper treble dari IEM ini memang eksten sekali. Untungnya, treble yang banyak ini dibuat smooth. Tidak ada suara yang kasar atau tiba-tiba menonjol sendiri dari treble-nya.
Suara airy dari upper treble-nya bisa didengar dari lagunya Sambomaster yang berjudul “Seishun Kyousoukyoku”. Suara simbalnya terdengar panjang dan lepas banget. Attack dari mid treble-nya juga masih terasa pas. Untuk Mimin dengan DAC dan eartips yang digunakan, level sibilance-nya masih termasuk minim. Hal ini terjadi karena driver micro planar yang digunakan oleh IEM ini termasuk yang bagus untuk menghasilkan suara treble yang aman dan tidak metalik. Jadinya IEM ini cocok banget buat kalian yang ingin mencari banyak detail dari suatu lagu.
TEKNIS :
Ziigaat Horizon ini memiliki level teknis yang sangat tinggi untuk kelas harganya. Bagian teknis yang paling menonjol dari IEM ini adalah level resolusi dan detailnya yang sangat tinggi. Disusul juga dengan imaging yang presisi, separasi dan layering rapi, serta soundstage yang cukup luas dan membulat. Untuk soundstage-nya mungkin akan terasa kurang lebar kanan-kirinya, tapi hal itu juga yang membuat soundstage dari IEM ini lebih terasa 3D. Kelebaran kanan-kirinya cukup setara dengan kedalaman depan-belakangnya dan juga ketinggian atas-bawahnya. Belum lagi dari segi transient speed-nya yang cepat, clarity yang terasa bening, macro dan micro detail yang jelas. Kualitas teknisnya beneran bisa membuat IEM ini menjadi spesial untuk di kelas harganya.
PENUTUP :
Secara keseluruhan, Ziigaat Horizon hadir sebagai IEM tribrid yang sangat menonjolkan karakter bening, terang, dan airy, dengan fokus utama pada kejernihan midrange dan ekstensi treble yang panjang. Bass-nya memang tidak tebal atau menghentak, namun disajikan dengan kualitas yang rapi, cepat, dan bertekstur, terutama di area sub-bass. Midrange terasa maju, bersih, dan lepas, dengan vokal perempuan yang emosional serta vokal laki-laki yang tetap natural meski sedikit tipis. Treble menjadi highlight terbesarnya: eksten, smooth, dan kaya micro detail tanpa terasa kasar atau metalik, menjadikan Horizon sangat memuaskan bagi pencinta detail dan nuansa high-fidelity.
Dari sisi teknis, Ziigaat Horizon tampil sangat kompetitif di kelas harganya. Resolusi tinggi, detail melimpah, imaging presisi, serta separasi dan layering yang rapi membuat presentasi musik terasa hidup dan tiga dimensi. Soundstage-nya memang tidak terlalu melebar ke samping, namun memiliki kedalaman dan tinggi yang seimbang sehingga terasa 3D. Dengan drivability yang mudah, build yang nyaman, serta aksesoris yang fungsional, Ziigaat Horizon cocok untuk pendengar yang mengutamakan clarity, technical performance, dan treble extension. Sebuah penutup tahun yang “ngegas” dari Ziigaat, dan salah satu IEM yang layak dipertimbangkan di kelas 5 jutaan.
Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!




