Review 7hz Elua Ultra
Selamat siang semuanya! Mimin sekarang mau ngebahas IEM terbaru dari 7hz nih. Namanya 7hz Elua Ultra. IEM ini menjadi penerus dari 7hz x HBB Elua. Walaupun konfigurasi driver-nya masih sama, tapi suaranya berbeda loh. Daripada penasaran, kita langsung masuk ke pembahasannya aja yuk!
PEMBUKA :
Brand 7hz sudah dikenal oleh banyak orang. Mulai dari IEM budget-nya 7hz Salnotes Zero, IEM dengan tuningan spesial vokalannya 7hz Sonus, dan juga IEM planar legendanya 7hz Timeless. Sekarang mereka meluncurkan lagi IEM baru penerus dari 7hz x HBB Elua, yaitu 7hz Elua Ultra.
IEM ini memiliki daya tarik berupa tuningannya yang sangat terinspirasi oleh target suara Harman In-Ear 2019. Selain itu, konfigurasi driver-nya masih jarang dimiliki oleh kebanyakan IEM lain di harganya. IEM ini menggunakan 2 Dynamic Driver (DD) yang terbuat dari LCP composite diaphragms dengan ukuran yang berbeda. Yang lebih besar berukuran 10mm, sedangkan untuk yang lebih kecil berukuran 8mm. 7hz Elua Ultra dijual dengan harga 400 ribuan.
PACKAGING :

Gambar Kelengkapan 7hz Elua Ultra
Packaging dan kelengkapan dari 7hz Elua Ultra ini sebenarnya masih standar IEM budget 7hz lainnya. Di depan box-nya terdapat nama dan gambar dari IEM-nya. Ada yang faceplate IEM nya berwarna silver, ada juga yang berwarna gold. Itu juga menunjukan kalau IEM ini memiliki 2 varian warna. Di dalamnya terdapat sepasang IEM, kabel, dan 6 pasang eartips yang berbeda ukuran setiap warnanya. Overall packaging-nya termasuk simpel dan minimalis saja. Hal yang dapat diwajarkan untuk IEM budget.
Bentuk dan ukuran housing-nya 7hz Elua Ultra ini menurut Mimin masih termasuk normal. Bentuknya seperti kacang mete yang agak pipih. Di faceplate-nya terdapat angka 7 yang sesuai dengan merek 7hz nya itu sendiri. Di pinggirnya terdapat ukiran yang cantik dan elegan. Build quality-nya menurut Mimin masih termasuk bagus. Housing-nya terbuat dari plastik yang lumayan kuat. Fishing-nya juga cukup rapi untuk IEM budget. Menurut Mimin, housing dari IEM ini masih termasuk bagus.

Gambar 7hz Elua Ultra dengan Kabel Bawaan
Kabel IEM-nya mirip dengan kabel dari 7hz Salnotes Zero 2 yang diganti warnanya menjadi putih. Kabel dari 7hz Elua Ultra ini terbuat dari OCC copper, 2 strands. Mimin suka dengan kabel yang seperti ini, karena ringan, lentur dan mudah diatur. Belum lagi bahan dari kabel ini tidak microphonic saat bergesekan dengan baju.
FITTING :

Gambar Shell 7hz Elua Ultra
Fitting dari 7hz Elua Ultra ini masih termasuk nyaman di telinga Mimin. Bentuknya masih tergolong normal. Bentuknya yang pipih dan tidak adanya pinch/sayap di bagian shell-nya seharusnya membuat kebanyakan orang akan cocok dan nyaman saat menggunakannya. Yang perlu diperhatikan mungkin hanya di bagian nozzle-nya. Sebenarnya ukuran diameter nozzle IEM ini masih terbilang normal. Mimin masih bisa mengganti banyak eartips ke IEM ini. Namun nozzle pada 7hz Elua Ultra ini termasuk pendek.
Jadinya IEM ini lebih cocok untuk kalian yang suka menggunakan IEM secara shallow fit. Dan apabila ingin membuat IEM-nya lebih nyaman untuk digunakan secara deep fit, Mimin sarankan untuk mengganti eartips nya ke model yang agak panjang seperti Tangzu Tang Sancai Balance atau Softears Ultra Clear. Untungnya Mimin sendiri masih nyaman menggunakan eartips bawaan yang berwarna oranye. Mimin bisa menggunakan IEM ini berlama-lama tanpa masalah yang besar dari fitting-nya.
DRIVABILITY :
7hz Elua Ultra termasuk IEM yang sedikit agak berat untuk di-drive. Mimin biasa menggunakan IEM ini menggunakan kabel bawaan yang dipasangkan ke Hiby FC5. Dengan pengaturan medium gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 9-11 dari 30 baru terasa cukup.

Gambar Grafik Suara 7hz Elua Ultra
SUARA :
Impresi waktu Mimin pertama kali pakai IEM ini rasanya fun sekaligus rapi. Bassnya dalam, tapi sama sekali ga ganggu frekuensi lainnya. Mid-nya terasa maju, treble-nya eksten. Jadinya kerasa U-shape atau mendekati target Harman In-Ear 2019 yang sedikit dimodifikasi gitu.
BASS :
Frekuensi bass dari IEM ini merupakan hal yang menjadi keunggulan utamanya. Bass dari 7hz Elua Ultra ini termasuk besar. IEM ini punya potensi untuk menjadi IEM basshead apa bila diganti eartips-nya dengan eartips yang karakteristik suaranya warm. Fokusnya lebih ke subbass daripada mid bass. Jadinya bass dari IEM ini akan terasa sensasi dalam dan gemuruh dari subbass-nya daripada pukulan dari mid bass-nya. Namun pukulannya ga sampai hilang atau kekurangan impact-nya kok.
Kualitas keseluruhan bassnya juga bagus banget. IEM ini masih bisa memberikan tekstur bass yang mantap untuk IEM di harganya. Jarang sekali IEM budget yang bisa memberikan tekstur bass sebagus ini. Bass dari 7hz Elua Ultra ini juga punya kontrol yang bagus sekali. Tidak ada bass yang bleeding ke mid-nya. Jadinya frekuensi lain tidak terganggu oleh bass nya yang besar ini. Dan ternyata transient speed dari IEM ini masih termasuk OK loh untuk IEM yang memiliki bass sebesar ini. Jadinya masih bisa dipakai untuk beberapa lagu cepat.
MID :
Mid dari 7hz Elua Ultra terasa maju, bersih, dan agak tipis. Jadinya membuat vokal perempuan terasa lebih maju daripada vokal laki-laki. Vokal perempuan terasa maju secara posisi dengan emosinya yang terasa lepas tanpa ada yang menghalangi. Vokalnya tidak terasa nyerang sampai shouty (vokal yang terlalu maju seperti diteriaki). Tidak ada juga gejala sengau dari suara vokalnya. Namun vokal laki-laki jadinya sedikit kurang ber-body. Vokal laki-laki yang berat terasa sedikit kekurangan bobotnya. Sedangkan suara dari alat musik seperti gitar akustik dan piano disini posisinya sedikit lebih mundur daripada vokalnya. Untungnya alat musik yang bermain di frekuensi atasnya seperti gitar listrik dan violin masih terasa natural dan hadir. Menurut Mimin, mid dari 7hz Elua Ultra ini masih termasuk natural untuk kelas harganya, karena mid-nya disini secara keseluruhan terasa rapi.
TREBLE :
7hz Elua Ultra terasa sparkling, detail, dan eksten. IEM ini memiliki kuantitas treble yang lumayan banyak/besar. Fokusnya lebih ke upper treble daripada mid treble. Jadinya IEM ini memiliki sensasi airy yang mantap sampai ke ujung upper treble. Cocok buat kalian yang suka dengan lagu yang banyak micro detail-nya. Suara simbalnya juga masih terasa natural dan sedikit smooth. Sama sekali ga ada rasa pedas atau sibilance dari mid treble-nya. Suara distorsi gitar dari lower treble-nya juga masih terasa gigitannya. Jadi, treble dari 7hz Elua Ultra ini cocok untuk kalian yang suka mendengarkan suara detail-detail kecil terutama dari upper treble-nya.
TEKNIS :
Segi teknis yang paling terasa bagus dari 7hz Elua Ultra ini ada di soundstage-nya yang lebar banget untuk IEM budget. IEM ini terasa punya soundstage yang melebar ke kanan-kiri nya. Depth depan-belakangnya juga masih muncul disini. Height atas-bawahnya juga masih terasa ketinggiannya. Jadinya secara bentuk, soundstage dari 7hz Elua ini akan terasa melonjong. Selain itu, separasinya juga terasa banget misah-misahnya untuk IEM kelas budget seperti ini. Belum lagi imaging dari IEM ini juga terasa lumayan presisi loh. Selain itu, micro detail, clarity, dan timbre dari IEM ini juga masih termasuk bagus di kelas harganya.
PENUTUP :
7hz Elua Ultra berhasil menunjukkan bahwa mereka bisa membuat IEM dengan konfigurasi dual dynamic driver yang bagus dengan harga 400 ribuan aja. IEM ini di-tuning mendekati Harman In-Ear 2019 target membuat suaranya menjadi fun tapi tetap rapi. Bass-nya dalam dan terkontrol, mid-nya bersih dan maju, serta treble-nya detail dan airy tanpa terasa tajam. Fitting-nya nyaman, build-nya cukup solid, dan performa teknikalnya yang luar biasa untuk kelas harga segini.
Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!




