Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia: Cantik di Luar, Detail di Dalam!

Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia: Cantik di Luar, Detail di Dalam!

Review Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

Asik! Akhirnya Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia sudah rilis nih. IEM ini datang dengan tampilan yang berbeda dan lebih sesuai dengan karakter Indonesia. Kalau dibandingin sama seri originalnya, IEM ini memiliki suara yang terasa berbeda loh! Mau tau seperti apa performa dari IEM ini? Yuk kita langsung masuk ke pembahasannya!


PEMBUKA :

Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia merupakan IEM yang eksklusif dijual di Indonesia. IEM ini datang dengan konfigurasi 10mm Single Dynamic Driver. HE sendiri tidak menginformasikan soal jenis DD yang digunakannya. Namun apabila DD yang digunakan IEM ini sama seperti seri originalnya, maka jenis DD yang digunakannya adalah PEEK+PU Composite DD.


PACKAGING :

IEM ini datang dengan tampilan box yang lumayan berbeda bila dibandingkan produk-produk HE lainnya. Biasanya HE memiliki ciri khas tampilan box yang futuristik, robotik, atau mecha-ish. Kita bisa melihatnya dari box HE Cai Wenji original yang memiliki desain mirip seperti game console portable. Di IEM HE Cai Wenji Indonesia, box-nya diubah menjadi lebih santai dan tidak kaku.

Gambar Packaging Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

Di depan box-nya kita bisa melihat karakter perempuan (waifu) yang berdiri menghadap ke pantai sambil menoleh ke arah kita. Pakaian yang digunakannya juga khas banget dengan nuansa Bali. Kita bisa melihat karakternya yang memakai kain kamen dan juga selendang (senteng).

Isi yang ada di dalam box-nya kurang lebih masih sama seperti Cai Wenji original, yaitu:

  • Sepasang IEM Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia.
  • Kabel.
  • 3 pasang eartips Harmonic Empire Sonic.
  • Character Card.

Sedikit informasi lagi untuk kalian yang suka dengan per-waifu-an, character card dari IEM ini memiliki 2 sisi dengan gambar yang berbeda. Di sisi depannya kita mendapatkan karakter waifu yang sedang duduk santai di balkon. Sedangkan di sisi belakangnya kita bisa melihat karakternya yang sedang menikmati suasana di kolam yang sangat sejuk dan menenangkan.

Gambar Karakter Waifu Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia


DESAIN :

Tampilan housing dari IEM ini memiliki desain yang eye catching. Warnanya yang merah terang sangat cocok dengan ciri khas Indonesia. Keseluruhan housing-nya juga dibuat transparan, sama seperti Cai Wenji putih. Selain itu, kita juga bisa melihat beberapa detail kecil yang ada pada faceplate-nya. Di faceplateIEM sebelah kanan terdapat tulisan “Harmonic” dan juga “CWJ” berwarna putih, sedangkan di faceplate IEM sebelah kirinya terdapat tulisan “Empire” dan “45”. Pada masing-masing faceplate-nya juga terdapat aksen berwarna kuning dengan desain yang menyerupai suatu batik. Menurut Mimin, desain faceplate dari IEM ini merupakan yang paling bagus untuk kelas harganya.

Gambar Tampilan Faceplate Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

Keseluruhan housing-nya terbuat dari PC (Polycarbonate) yang ringan, tahan lama, nyaman dipakai lama. Finishing-nya sudah termasuk yang sangat baik. Mimin tidak menemukan adanya bagian yang kasar atau sambungan yang kurang presisi pada housing-nya.

Mimin juga sangat suka dengan kabel bawaannya. Secara tampilan, warna kabelnya hitam pekat dengan bahan permukaan yang agak kesat. Bahan permukaannya terasa seperti karet, tapi bukan yang rubbery atau lengket. Kabelnya juga sangat nyaman saat digunakan, karena sangat soft, lentur, dan fleksibel. Jadinya Mimin bisa mengatur kabelnya dengan cukup mudah. Mimin juga tidak begitu merasakan masalah microphonic saat kabelnya bergesekan dengan pakaian Mimin.

Oh ya, IEM ini memiliki 3 varian kabel, ada yang 3.5mm non-mic, 3.5mm with Mic, dan juga Type-C with Mic. Material kabelnya juga sedikit berbeda sesuai dengan varian kabelnya. Untuk kabel yang non-Mic terdiri dari 14*0.05*4 Silver-plated OFC. Sedangkan kabel with Mic terdiri dari 14*0.05*6 Silver-Plated OFC. Semua varian kabelnya dibuat menjadi 2 strands yang lurus.


FITTING :

Bentuk housing dari IEM ini sama saja seperti HE Cai Wenji original. Ukurannya termasuk yang sedang menuju kecil. Finch atau sayap pada bagian shell-nya tidak terasa begitu mengganggu. Walaupun bukan yang paling ergonomis karena shell-nya minim lekukan, untuk Mimin sendiri fitting-nya masih termasuk nyaman saat digunakan. Bobotnya yang ringan juga membuat IEM ini bisa digunakan berlama-lama. Kadang saat kuping Mimin sudah mengunci banget dengan housing-nya, Mimin bisa sampai lupa kalau masih menggunakan IEM-nya loh, wkwk.

Gambar Bentuk Nozzle Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

Kalau soal nozzle, ukuran secara diameternya masih termasuk yang normal. Mimin masih bisa mengganti banyak eartips ke nozzle dari IEM ini, termasuk HE Sonic eartips yang biasanya agak sulit untuk dipasangkan ke beberapa ukuran nozzle. Namun yang perlu diperhatikan adalah panjang nozzle-nya yang agak pendek. Jadinya IEM ini kurang cocok untuk dipakai secara deep fit.


DRIVABILITY :

IEM ini menurut Mimin masih termasuk mudah untuk di-drive. Mimin biasa menggunakan IEM ini dengan kabel bawaan 3.5mm nya ke DAC/AMP iBasso DC07 Pro. Di medium gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume yang cocok untuk mendengarkan IEM ini di antara 10-13% dari 100%.


SUARA :

Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia memiliki suara yang termasuk neutral warm atau balance warm. Secara keseluruhan, suara dari HE Cai Wenji Indonesia masih searah dengan Cai Wenji original. Namun terdapat beberapa perbedaan yang membuat Cai Wenji Indonesia ini terdengar lebih netral daripada seri biasanya.

Bass dari IEM ini terasa memiliki pukulan yang pas. Vokalnya cukup maju, bersih, dan lepas. Ditambah juga dengan treble yang jelas dan airy dengan presentasi yang smooth. Teknikalitasnya juga terasa sedikit lebih baik terutama di bagian resolusi, detail, clarity, separasi, imaging, dan juga soundstage-nya.

Gambar Grafik Suara Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

BASS :

Kuantitas bass dari IEM ini termasuk yang pas. Sub bass dan mid bass yang dihasilkannya juga terasa cukup setara. Jadinya kita masih bisa merasakan getaran dari sub bass-nya sekaligus hentakan dari mid bass-nya yang jelas. Kedua bagian frekuensi tersebut tidak terdengar saling menutupi satu sama lain.

Saat Mimin mendengarkan lagunya MYTH & ROID yang berjudul “Remembrance”, impact dari pukulan bass-nya bisa terasa dengan baik. Efek gemuruh atau getaran dari frekuensi sub bass-nya juga bisa terdengar jelas. Tekstur yang dihasilkannya masih bisa hadir di sini. Dari lagu itu juga Mimin bisa merasakan kalau bass yang dihasilkan dari IEM ini terasa cukup bersih dan terkontrol. Tidak terdapat adanya suara bass yang menyebrang dan mengganggu suara lainnya. Jadinya secara kualitas, bass dari IEM ini termasuk yang sangat bagus untuk di kelas harganya.


MID :

Mimin suka sekali dengan suara frekuensi mid dari IEM ini. Suaranya sangat cocok untuk kalian yang suka dengan lagu yang fokusnya ke suara vokal perempuan. Vokal yang dihasilkannya terdengar maju, bersih, lepas, dan bening. Suara vokal perempuannya lebih maju bila dibandingkan vokal laki-laki. Bobot vokalnya juga sedikit mengarah ke tipis, namun tidak sampai membuat suara dari vokal laki-lakinya menjadi kehilangan bobotnya.

Contohnya saat Mimin mendengarkan lagunya Penthouse yang berjudul “One Two Three”, suara vokal laki-lakinya masih memiliki bobot yang cukup, walaupun tidak akan terasa seberat yang seharusnya. Hal itu berbeda dengan suara vokal perempuannya yang terasa lebih berenergi dan lebih jelas. Saat vokalis perempuannya bernyanyi di nada tinggi, suaranya bisa terdengar dengan sangat baik. Tidak ada suara vokal yang tertahan ataupun sengau. Vokalnya juga masih terbilang aman dari shouty saat digunakan di volume yang sedang.

Sedangkan untuk suara dari alat musiknya terasa lebih mundur daripada suara vokalnya. Suara alat musik bernada tinggi seperti terompet, violin, dan juga gitar listrik masih bisa didengarkan dengan jelas, namun untuk suara alat musik bernada rendah seperti bass gitar akan kurang jelas karena lower mid-nya yang dibuat agak tipis. 


TREBLE :

Untuk kelas harganya, IEM ini memiliki eksekusi treble yang sangat baik. Jarang sekali sebuah IEM budget memiliki ekstensi treble sejauh ini. Menurut Mimin, treble dari IEM ini terasa lebih fokus ke upper treble daripada mid treble dan juga lower treble-nya. Hal itu membuat detail-detail kecil di upper treble-nya bisa terdengar dengan lebih jelas. Itu juga yang membuat IEM ini bisa menghasilkan sensasi airy dan sparkling yang lebih baik dibandingkan IEM lain di kelas harganya.

Suara dari attack simbalnya juga termasuk yang natural, karena memiliki energi yang cukup. Jadinya suara ‘ces’ dari simbalnya tidak akan terdengar lemas ataupun terlalu menusuk. Sibilance yang dihasilkannya juga masih termasuk minim. Itu karena frekuensi treble yang dihasilkannya tidak terlalu memiliki peak yang terlalu lancip ataupun dip yang terlalu dalam. Secara timbre yang dihasilkannya juga masih tergolong yang natural. Treble-nya tidak terasa metalik ataupun plastiky. Presentasi treble seperti ini mungkin menjadi salah satu yang terbaik di kelas harganya. Cocok banget untuk kalian yang suka mencari suara micro detail.


TEKNIS :

Level teknikalitas dari IEM ini juga sudah bisa bersaing dengan IEM lain yang harganya lebih mahal. Segi teknis yang paling bagus dari IEM ini ada di resolusinya yang sangat baik, micro detail yang sangat banyak, clarity-nya yang jelas, pemisahan suara yang terasa, imaging yang cukup presisi dengan soundstage-nya yang cukup luas dan lebar. Semua itu membuatnya menjadi sebuah IEM yang sangat layak untuk direkomendasikan.


PENUTUP :

Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia merupakan IEM dengan karakter suara neutral warm atau balance warm yang menawarkan bass ber-impactdan memiliki kontrol yang sangat baik, vokal yang maju, bersih, lepas, dan bening, serta treble yang jelas, airy, smooth, dan memiliki ekstensi yang sangat baik. Dibandingkan Cai Wenji original, versi Indonesia ini terasa lebih netral dengan peningkatan teknikalitas yang cukup terasa, terutama pada resolusi, micro detail, clarity, separasi, imaging, dan soundstage.

Selain memiliki kualitas suara yang menarik, IEM ini juga menawarkan desain yang eye catching dengan nuansa khas Indonesia, housing yang ringan, fitting yang nyaman, serta kabel bawaan yang soft, lentur, dan minim microphonic. Dengan kombinasi tersebut, Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia menjadi pilihan yang menarik untuk pengguna yang mencari IEM dengan karakter suara balance warm yang bersih, vokal perempuan yang menonjol, treble airy dan detail, serta teknikalitas yang kuat di kelas harganya.

Gambar Keseluruhan Harmonic Empire Cai Wenji Indonesia

Cocok untuk pengguna yang:

- Menyukai karakter suara neutral warm atau balance warm.

- Mencari bass yang bersih, bertekstur, terkontrol, serta memiliki impact yang pas.

- Menyukai vokal perempuan yang maju, bersih, lepas, dan bening.

- Menyukai treble yang jelas, airy, sparkling, berekstensi tinggi, dan masih smooth.

- Sering mencari micro detail yang mudah terdengar.

- Mengutamakan resolusi, clarity, separasi, imaging, dan soundstage yang baik.

- Menginginkan IEM yang memiliki teknikalitas kuat untuk kelas harganya.

- Menyukai IEM dengan desain eye catching bernuansa Indonesia.

- Membutuhkan IEM yang ringan dan nyaman digunakan dalam waktu lama.


Kelebihan:

- Karakter suara neutral warm / balance warm yang bersih.

- Bass memiliki impact, tekstur, dan kontrol yang sangat baik.

- Sub bass dan mid bass terasa seimbang.

- Vokal perempuan maju, bersih, lepas, dan bening.

- Treble memiliki ekstensi yang sangat baik serta terasa airy dan sparkling.

- Micro detail dan resolusi sangat baik di kelas harganya.

- Clarity, separasi, imaging, dan soundstage tergolong bagus.

- Timbre treble natural dan minim sibilance.

- Housing ringan dan nyaman digunakan.

- Desain faceplate eye catching dengan nuansa khas Indonesia.

- Kabel soft, lentur, fleksibel, dan minim microphonic.

- Tersedia dalam pilihan kabel 3.5mm non-mic, 3.5mm mic, dan Type-C mic.


Kekurangan:

- Nozzlerelatif pendek sehingga kurang cocok untuk pengguna yang menyukai deep fit.

- Suara di frekuensi lower mid terasa kurang tebal.


Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!