Review Jcally x Crinacle AP6
Uncle Crinacle belakangan ini rajin banget ya ngeluarin produk baru. Entah itu dari merek Crinear nya, toko Hangout.Audio nya, ataupun produk hasil kolaborasinya. Dan sekarang Crinacle membuat heboh lagi karena melakukan kolaborasi dengan Jcally untuk membuat DAC yang harganya terjangkau loh. Namanya Jcally x Crinacle AP6. Tanpa lama-lama lagi, kita masuk ke pembahasannya yuk!
PEMBUKA :
Jcally merupakan salah satu brand di dunia audio portable yang terkenal di Indonesia karena dongle DAC nya yang budget friendly. Sekarang mereka berkolaborasi dengan salah satu mantan reviewer audio portable yang sudah terkenal juga, yaitu Crinacle itu sendiri.
Hasil kolaborasinya merupakan DAC yang namanya Jcally x Crinacle AP6. Hal yang paling ditonjolkan dari DAC ini ada 3, yaitu power besar, suara bersih, dan efisiensi maksimal. Oh ya, Jcally x Crinacle AP6 ini juga merupakan DAC paling powerful yang pernah dibuat Jcally, sekaligus yang menetapkan standar baru di segmen entry-level. Harga dari Jcally x Crinacle ini juga adalah 600 ribuan.

Gambar Jcally x Crinacle AP6
PACKAGING :
Packaging dari Jcally x Crinacle AP6 ini sebenarnya masih normal dan simpel. Masih menjadi ciri khas dari Jcally nya sendiri. Box-nya panjang dan ramping yang didominasi dengan warna putih. Di depannya terdapat foto dan juga nama dari DAC nya. Di belakangnya juga terdapat spesifikasi dari DAC nya.

Gambar Jcally x Crinacle AP6
DESAIN :
Desain dari Jcally x Crinacle AP6 ini menurut Mimin termasuk simpel dan elegan. Hampir semua bagian permukaannya diberikan motif garis-garis miring. Motifnya mengingatkan mimin dengan motif carbon yang biasanya ada di barang-barang otomotif. Bedanya, Jcally x Crinacle ini menggunakan warna silver, bukan hitam, wkwk. Di depannya terdapat tulisan “Jcally x Crinacle”. Di pinggirnya juga terdapat tulisan dari chip DAC dan AMP yang digunakan di dalam DAC ini. Sedangkan di bagian belakangnya terdapat lapisan resin yang bagian tengahnya dibiarkan tembus pandang. Jadinya kita bisa melihat sedikit bagian dalam dari DAC ini. Lalu di bagian atasnya terdapat lubang connector type c, sedangkan di bagian bawahnya terdapat lubang port 3,5mm Single Ended dan juga 4,4mm Balance. Oh ya, DAC ini sebagian besar terbuat dari aluminium anodized yang simpel, ringan, solid, dan tahan panas. Dan sebagian kecilnya terbuat dari resin yang sudah disebutkan sebelumnya.

Gambar Desain Depan Jcally x Crinacle AP6
USER EXPERIENCE :
Mimin lumayan suka dengan ukuran body dari DAC ini. Rasanya kecil dan compact banget. Nyaman banget kalau dipakai langsung ke smartphone Mimin walaupun dibiarkan menggantung saja dari smartphone nya. Kabel connector C to C nya juga bagus. Bahannya lumayan fleksibel dan tidak kaku. Jadinya mudah untuk diatur/dibengkokkan. Dan bagusnya lagi, DAC ini support mic loh. Mantap banget sih ini!

Gambar Jcally x Crinacle AP6
SPECIFICATIONS :
Untuk spesifikasi yang digunakan oleh DAC/AMP Jcally x Crinacle AP6 ada di bawah ini ya:

Gambar Samping Jcally x Crinacle AP6
Chipset
DAC: Conexant CX31993
Amp: Dual SG Micro SGM8262
Output Power
4.4mm BAL : 540mW @ 16Ω, 440mW @ 32Ω, 51mW @ 300Ω
3.5mm SE : 220mW @ 16Ω, 115mW @ 32Ω, 12.9mW @ 300Ω
Noise & Dynamic Range
SNR: SE ≈118 dB, BAL ≈116 dB
DNR: SE ≈96 dB, BAL ≈98 dB
Crosstalk : SE: ≈−72 dB, BAL: ≈−114 dB
THD+N : SE: 0.003%, BAL: 0.003%
Output Impedance: SE: 0.6Ω, BAL: 1.0Ω
SUARA :
Di review ini, Mimin biasa menggunakan Jcally x Crinacle AP6 ke laptop dan juga smartphone Mimin saja. IEM yang digunakan di review ini diantaranya Crinear Daybreak dengan kabel 4.4mm nya dan juga Tangzu x HBB Xuan Nv dengan kabel 3.5mm nya. Satunya IEM yang termasuk mudah untuk di-drive, satu lagi IEM yang lumayan susah untuk di-drive, wkwk.

Gambar Port Jcally x Crinacle AP6
Buat Mimin yang termasuk low volume listener, kalau menggunakan pakai Crinear Daybreak dengan DAC ini ke smartphone Mimin, rasanya terlalu overpower deh volume nya, wkwk. Mimin lebih suka pakai Tangzu Xuan Nv kalau menggunakan DAC ini ke smartphone Mimin. Soalnya power dari DAC ini sudah besar banget. Kalau di smartphone, pakai Tangzu Xuan Nv cukup di volume 2 atau 3 dari 15 step volume. Sedangkan kalau di laptop, Mimin lebih cocok memakainya di volume 6 dari 100. Gila deh! Beneran ga bohong power output yang besar ini. Akhirnya ada DAC terjangkau yang bisa menjinakan Tangzu Xuan Nv dengan cukup mudah. Good job Jcally dan Crinacle!
Menurut Mimin, dongle DAC Jcally x Crinacle ini memberikan sensasi suara yang mild V-shape. Suaranya beneran bikin asik, megah, tapi masih tetap terasa natural.
Suara dari sub bass dan mid bass nya sama-sama berasa bertambah bila dibandingkan dengan DAC/AMP yang biasa Mimin gunakan. Sensasi rumble-nya mantap dan bertekstur. Pukulannya juga berasa impactful. Jadinya sedikit memberikan rasa asik IEM nya. Seharusnya DAC ini akan cocok untuk kalian yang ingin membuat IEM nya menjadi lebih dinamik lagi.
Mid nya terasa maju, bersih, dan lumayan tebal. Suara vokal dari penyanyinya terasa lebih intimate seperti di depan muka. Walaupun begitu, vokalnya yang maju ini tidak membuat bobotnya menjad tipis. Mimin sendiri merasa kalau bobot vokalnya masih cukup tebal. Clarity-nya juga masih dapat beningnya. Untuk suara alat musiknya pun sama-sama terasa maju. Beneran suara yang dihasilkan dari frekuensi mid nya ini seperti dibuat menjadi dekat di depan muka, wkwk.
Sedangkan untuk treble-nya, menurut Mimin termasuk yang energik, tapi bukan yang kasar sama sekali. Treble-nya lebih fokus di mid treble. Jadinya suara pokok/fundamental dari treble seperti simbal crash itu masih kerasa mantap attack-nya. DAC ini juga bukan DAC yang memberikan sensasi airy dari upper trebel-nya, tapi itu juga membuat suara treble-nya menjadi tidak agresif sampai kerasa kasar, sibilance, atau ngasih timbre metalik ke IEM-nya.
TEKNIS :
Teknis yang diberikan oleh Jcally x Crinacle AP6 ini menurut Mimin sudah bagus banget buat di harganya. Segi teknis yang paling mantap dari DAC ini adalah dinamik dan resolusinya. Kedua hal itu beneran kerasa mewah banget buat di harga segini. Separasi yang dihasilkan oleh DAC ini juga bisa membuat suara yang muncul terdengar terpisah-pisah. IEM yang dipasangkan dengan DAC ini juga terasa memiliki imaging yang termasuk presisi. Untuk soundstage yang dihasilkan dari DAC ini terasa membulat. Bukan yang paling lebar kanan-kiri nya, tapi itu juga yang membuat DAC ini memberikan sensasi soundstage yang lebih 3D, karena kanan-kiri, depan-belakang, dan atas-bawahnya masih termasuk setara. Oh ya, DAC ini juga memberikan suara yang bersih banget dari noise (black background).
PENUTUP :
Secara keseluruhan, Jcally x Crinacle AP6 hadir sebagai dongle DAC/AMP entry-level yang benar-benar “naik kelas”. Kolaborasi ini sukses menghadirkan power output yang sangat besar di harganya, efisiensi tinggi, dan suara yang bersih dengan black background yang solid. Desainnya simpel-elegan, ukurannya ringkas, nyaman dipakai harian, serta sudah mendukung output 3.5mm dan 4.4mm sekaligus, bahkan masih ditambah dukungan mic.
Dari sisi karakter suara, AP6 menawarkan tuning mild V-shape yang fun tapi tetap natural. Bass terasa lebih berisi, mid maju dan intimate dengan vokal yang tebal serta bersih, sementara treble energik namun aman dari sibilance. Ditambah teknikalitas yang kuat. Dinamik mantap, resolusi tinggi, separasi rapi, dan soundstage 3D yang terasa utuh, membuat AP6 layak disebut sebagai salah satu standar baru dongle DAC terjangkau. Buat kamu yang butuh DAC kecil tapi bertenaga, musikal, dan “siap dorong” IEM susah drive, Jcally x Crinacle AP6 ini jelas pilihan yang sangat masuk akal.
Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!




